SpaceX Buka 500-an Lowongan Kerja

UNPAT2100 -- SpaceX, perusahaan raksasa teknologi yang meluncurkan roket ke luar angkasa milik Elon Musk, membuka lowongan untuk sekitar 500 pekerja. Pekerja sebanyak itu akan dilibatkan dalam proyek permukiman manusia di Mars yang digagas oleh SpaceX.

Per 5 Juni 2018, total 542 lowongan pekerjaan yang dibutuhkan oleh SpaceX untuk merealisasikan proyek membangun koloni baru di Mars tersebut. Para pelamar yang lolos tes akan ditempatkan oleh SpaceX di departemen teknik, departemen manufaktur, dan departemen operasional.

“Mayoritas posisi yang kami butuhkan adalah insinyur, mekanik, manajer, pengawas, serta petugas keamanan. Mereka akan kami tempatkan di Pasukan Khusus untuk menjalankan misi yang menurut orang lain tidak mungkin,” kata CEO SPaceX, Elon Musk.

“Kami memiliki tujuan yang sangat ambisius dengan standar logis dan akan mewujudkannya. Kami memiliki potensi di SpaceX untuk menciptakan hal-hal luar biasa yang berpengaruh terhadap masa depan kemanusiaan,” imbuhnya, dilansir TechTimes, Sabtu (16/6).

Ironisnya, jika SpaceX membuka lowongan besar-besaran, kondisi sebaliknya terjadi di perusahaan lain milik Musk, Tesla Motors, yang justru melakukan pemangkasan tenaga kerja.

Belum lama ini, perusahaan mobil listrik itu mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) sekitar sembilan persen karyawan. PHK tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi perusahaan.

Pada awal 2017, Tesla telah menambah sekitar 8.000 pekerjaan. Total, perusahaan asal Amerika Serikat (AS) tersebut mempekerjakan sekitar 46.000 pekerja. Pada kuartal II-2018, Tesla mereorganisasi pekerja dengan merumahkan sekitar 4.100 karyawan.

Musk mengatakan bahwa PHK ribuan pekerja tidak akan memengaruhi produksi Tesla Model 3 di AS. “Karena Tesla tidak pernah menghasilkan laba tahunan dalam hampir 15 tahun sejak kami ada,” tegasnya.

More

Pages